Rabu, 22 Juni 2016

Perlakuan Masa Panen dan Pasca Panen Buah Semangka

Cara panen dan pasca panen yang benar dengan pengolahan yang sesuai dapat menjadikan hasil panen yang lebih berkalitas karena dengan cara tersebut kita bisa mengurangi tingkat kegagalan yang dapat menurunkan kualitas panen yang sangat berpengaruh dan berperan penting terhadap pemasaran yang akan kita tuji, di bawah ini  cara ada dua cara yang secara singkat saya jelaskan.

Sebaiknya semangka dipanen pada umur dan tingkat kematangan yang cukup supaya rasanya manis. Semangka yang di panen kurang umur warna daging buahnya pucat atau agak putih.


Agar saat panen tepat dan kwalitasnya bagus, ada beberapa hal yang perlu di perhatikan antara lain:

Umur Buah Semangka
Umur panen buah semangka bervariasi tergantung beberapa vaktor misalnya jenis/varietas dan ketinggian tempat penanaman, serta musim hujan atau kemarau, karena panjang penyinaran akan berpengaruh besar terhadap umur panen buah semangka. Semangka non biji termasuk semangka jenis besar maka umurnya lebih lama di bandingkan semangka jenis kecil, untuk semangka jenis besar biasanya dipanen umur 33 hari setelah penyerbukan. Apabila di panen terlalu tua dalam buah akan terbentuk rongga dan daging buah agak lembek seperti spon atau masir. Ketingian tempat penanaman semangka juga berpengaruh terhadap umur panen ketinggian 500 ? 600 m dpl, 5 ? 6 hari akan lebih lama di bandingkan di dataran rendah 0 ? 100 dpl. Selain itu juga kesehatan tanaman, tanaman yang subur dan sehat umur panen akan lebih panjang di bandingkan dengan tanaman yang kurang subur dan kurang sehat, akan tetapi tanaman yang subur dan sehat akan di peroleh buah yang besar, kwalitasnya bagus dan tahan lama di simpan.

Dengan Mengambil Sampel Buah Semangka
Walaupun tanaman semangka dari penyerbukan sudah umur 33 hari dan sudah menunjukkan ciri-ciri fisik seperti diatas, namun perlu diambil sampel buah semangka tersebut di belah warnanya sudah merah atau belum, dirasakan sudah manis apa belum, atau di ukur dengan refrekto meter kadar gula pada buah semangka tersebut sudah menunjukkan 10 ? 12 % (brix) Namun kadar gula tersebut setiap varietas/jenis berbeda-beda.

Saat panen
Apabila musim kemarau sebaiknya buah semangka dipanen pagi hari karena proses penimbunan zat makanan pada malam hari. Apabila musim hujan supaya dipanen agak siang setelah embunnya kering. Buah yang dipanen supaya dilakukan bertahap sesuai dengan umur buah setelah penyerbukan, atau tanda (warna benang) yang telah diberikan saat penyerbukan. Dengan cara memetik tangkai buah pada sendi tangkai buah atau memotong tangkai buiah dengan gunting.

Dengan menganalisis waktu dan umur buah yang pas kita dapat memanen dengan pas namun seperti di bahas di atas kalau untuk anda yang ingin melakukan pengiriman buah semangka yang jarak pasaranya jauh kita bisa memanen dengan aga muda sedikit alasanya karena jika buah yang terlalu matang akan cepat busuk ketika sampai di pasar dan otomatis penjualan pun menurun.
Baca Juga Melayani Pemesanan Karung Laminasi & Karung Transparan Dengan Desain Merk Sendiri.

Jumat, 27 Mei 2016

Melihat Pentingnya Sebuah Kemasan Terhadap Nilai Jual Produk

Saat ini peran kemasan suatu produk tidak hanya sebagai pelindung sebuah produk atau untuk memudahkan dalam pengiriman barang. Namun sekarang ini kemasan sudah menjadi salah satu alat marketing dari sebuah produk. Contohnya adalah pada saat kita berbelanja di toko atau di supermarket atau pasar swalayan hal yang pertama yang kita lihat adalah kemasan yang menarik. Kemasan yang menarik dan memiliki nilai estetika tentu saja menjadi nilai plus di mata kita. Sebuah kemasan yang menarik menjadi salah satu faktor pendukung untuk konsumen mengeluarkan uang.

Berikut ada berapa hal yang tidak boleh luput untuk sebuah kemasan darisegi marketing.
1. Harus Unik
Kemasan yang unik akan menjadi pembeda dari  produk yang sejenis. Kemasan yang unik akan tentu menjadi incaran konsumen dan akan menjadi sebuah keunggulan sebuah produk.

2. Harus Mudah dikenal
Salah satu cara memasarkan produk dari sebuah kemasan adalah dengan cara membuat kemasan itu lebih mudah dikenal. melokalisir kemasan sebuah produk adalah salah satu cara untuk membuat produk mudah di kenal misalnya dengan cara menggunkan bahasa negara atau daerah setempat.

3. Harus Mudah dingat
Konsisten dalam desain kemasan dari sebuah produk juga menentukan apakah produk itu laku di pasaran atau tidak. Dengan desain kemasan yang konsisten dalam jangka waktu tertentu tentu saja akan membuat produk yang dijual akan mudah diingat.

4. Harus Mudah dilihat
Dalam sebuah kemasan tentu harus memikirkan apakah produk yang di jual mudah dilihat atau tidak. Di pasar swalayan banyak produk yang jenis di jual tentu saja peran kemasan sangat penting untuk menarik perhatian konsumen. Dengan kemasan yang mudah dilihat tentu saja produk yang kita jual selangkah didepan daripada produk sejenis.

perlu diperhatikan bahwa kemasan menjadi salah satu ujung tombak apakah produk kita bisa bersaing dengan produk-produk sejenis. Dengan kemasan yang unik, mudah dikenal, mudah diingat dan mudah dilihat tentu saja ini menjadi nilai plus produk yang kita jual di mata konsumen.

Dari sekian banyak bahan kemasan, salah satu jenis bahan yang sering digunakan untuk kemasan adalah plastik. Kemasan dalam bentuk plastik dapat berbentuk kaku maupun kemaasan yang mudah dibentuk dan fleksibel. kemasan plastik banyak digunakan degan pertimbangan bahan plastik mudah dibentuk sesuai dengan keinginan terutama untuk pemasaran, tidak bersifat korosif dan tidak perlu penanganan khusus. Dalam dunia perdagangan plastic terbagi menjadi 2 yaitu ada plastic yang digunakan untuk mengemas bahan pangan (food grade) dan ada plastic untuk mengemas bahan bukan pangan (food non-grade). Salah satu contoh kemasan plastik yang food grade adalah plastik beras atau karung beras.

Pada mulanya kemasan karung beras menggunakan karung goni akan tetapi pada perjalannya karung goni di gantikan oleh plastik untuk pengemasannya. Selain faktor ekonomis dimana karung dari plastik lebih murah dibandingan dengan karung dari goni, selain itu karung, plastik memiliki keunggulan terutama dari desain kemasan yang bisa kita gambar sesuai dengan keinginan kita dan banyaknya jenis karung plastik yang dapat jadi pilihan untuk mengemas beras.

Berikut ini ada berberapa jenis karung plastik yang bisa diguakan seperti :
a. Karung Beras Putih Polos
Karung beras putih polos biasanya memiliki bahan yang sedikit lebih tebal dibandingkan karung beras lainnya, pastinya terlihat polos tanpa ada cap atau print merk khusus pada karung tersebut.

b. Karung Beras Transparan
Berbeda dengan karung beras putih polos, karung beras ini memiliki bahan yang lebih tipis dibandingkan karung beras putih polos sehingga jika diperhatikan karung beras jenis ini terlihat lebih transparan.

c. Karung Beras Printing  dan Sablon Merk Khusus (Custom)
Kelebihan yang diberikan dari karung beras printing dan sablon ini yaitu anda bisa memesan karung beras merk sendiri sesuai keinginan dengan cara di printing ataupun disablon. Selain itu, biasanya pada jenis karung beras ini selalu memiliki warna yang bermacam-macam sehingga terlihat lebih menarik.

d. Karung Laminating/Laminasi
Tak jauh berbeda dengan karung beras printing dan sablon, merk pada karung beras laminating juga menggunakan cara printing dalam pembuatannya.

Karung Sablon
Kami melayani pemesanan karung sablon merk khusus sesuai kebutuhan Anda. Untuk pemesanan karung putih sablon minimal order 5000 lembar. Ada biaya film tergantung banyaknya warna dalam desain. Untuk lebih jelasnya silahkan hubungi admin kami pada jam kantor, SMS/Call: 087702821277 (XL) - 085233925564 (As) - 081232584950 (Simpati), Phone: 031-8830487. Email: limcorporation2009@gmail.com.
* Silahkan baca juga Jual Karung Beras, Karung Laminasi.

Minggu, 10 April 2016

Penggunaan Karung Beras

Karung beras merupakan salah satu jenis karung yang banyak dipilih masyarakat saat ini. Hal ini dikarenakan kebutuhan yang semakin meningkat terhadap penggunaan karung beras itu sendiri dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu, karung beras juga tersedia dengan beraneka macam bentuk dan jenis yang bervariasi, serta berbagai macam ukuran dari 5kg, 10kg, 20kg, hingga 25kg sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.

Karung beras juga bisa menjadi salah satu solusi sebagai pengganti karung goni. Disamping harganya yang lebih murah dibandingkan karung goni, karung beras juga menggunakan bahan yang ramah lingkungan sehingga dapat digunakan berulang-ulang kali sebagai wadah atau tempat untuk menyimpan barang. Pada dasarnya penggunaan karung beras sama saja dengan penggunaan karung goni. Namun, seperti halnya kebanyakan karung beras biasanya digunakan sebagai wadah untuk hasil panen, seperti beras, umbi-umbian, sayur-sayuran, dan berbagai macam hasil pertanian lainnya.

Dalam penggunaannya sehari-hari, mungkin kebanyakan orang hanya mengenal jenis karung beras putih polos saja, namun ternyata ada banyak sekali jenis karung beras yang sudah digunakan di kehidupan sehari-hari. Adapun jenis-jenis karung beras tersebut, antara lain:
1. Karung Beras Plastik
Tentu saja karung beras yang satu ini terbuat dari bahan plastik.
2. Karung Beras Putih Polos 
Karung beras putih polos biasanya memiliki bahan yang sedikit lebih tebal dibandingkan karung beras lainnya, pastinya terlihat polos tanpa ada cap atau print merk khusus pada karung tersebut.
3. Karung Beras Transparan
Berbeda dengan karung beras putih polos, karung beras ini memiliki bahan yang lebih tipis dibandingkan karung beras putih polos sehingga jika diperhatikan karung beras jenis ini terlihat lebih transparan.
4. Karung Beras Printing  dan Sablon Merk Khusus (Custom)
Kelebihan yang diberikan dari karung beras printing dan sablon ini yaitu anda bisa memesan karung beras merk sendiri sesuai keinginan dengan cara di printing ataupun disablon. Selain itu, biasanya pada jenis karung beras ini selalu memiliki warna yang bermacam-macam sehingga terlihat lebih menarik.
5. Karung Laminating/Laminasi
Tak jauh berbeda dengan karung beras printing dan sablon, merk pada karung beras laminating juga menggunakan cara printing dalam pembuatannya.

Setelah membaca penjelasan diatas, tentu saja anda akan bertanya dimana anda bisa memesan jenis karung beras seperti  ini??

Lim Corporation merupakan salah satu pabrik dan distributor terbaik yang menjual berbagai jenis karung beras yang sesuai dengan permintaan pasar saat ini. Selain melayani pemesanan karung plastik, karung putih polos, karung transparan, karung printing, karung sablon, dan karung laminasi, mereka juga melayani pemesanan karung daur ulang, karung kuning, dan karung gabah.

Untuk karung beras laminasi yang sudah bermerk, selain melayani pembuatan karung beras dengan merk sendiri Lim Corporation juga menyediakan pilihan merk yang dijual untuk umum, seperti merk karung beras Cendrawasih, Putri Agri, Kepala Singa, Bianglala, Lele super, Bunga, Tomat dan Cherry, Pak Tani, dan Aprikot.

Sedangkan untuk karung beras laminasi dengan merk khusus (printing) dan  karung beras sablon merk khusus, anda harus menyiapkan sendiri desain gambarnya dengan format corel draw. Tentu saja dengan merk yang benar-benar milik sendiri, dan tidak melanggar hak cipta orang lain. Kemudian untuk banyaknya pemesanan karung beras laminasi, anda akan bisa memesan dengan order minimal 5.000 lembar. Sedangkan untuk karung beras sablon, anda akan bisa memesan dengan minimal order 30.000 lembar.
Baca juga Jual Karung Laminasi.

Rabu, 03 Februari 2016

Jual Karung Transparan di Sidoarjo Jawa Timur

Selain karung laminasi dan karung putih polos, kami juga menjual karung transparan. Tersedia karung transparan ukuran 10kg, 20kg, 25kg, dan 50kg.

Tentang Karung Transparan
Karung transparan 10.10.D.650, maksudnya:
• kerapatan anyaman 10.10
• ketebalan karung (dinnier) D.650.

Ukuran karung transparan yang tersedia:
• 10kg 35 x 55 cm
• 20kg 40 x 70 cm
• 25kg 45 x 71 cm
• 25kg 45 x 75 cm
• 50kg 56 x 90 cm

Melayani Pemesanan Karung Printing & Sablon Merk Khusus
Kami melayani pesanan karung printing & karung sablon merk sendiri sesuai pesanan
- minimal order 30.000 lembar (printing), minimal order 5.000 lembar (sablon)
- mengirim desain merk sendiri dalam bentuk CD
- ada tambahan biaya silinder/film (sekali untuk selamanya)

Untuk informasi harga karung transparan silahkan hubungi kami:
- SMS/call: 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564
- Email: limcorporation2009@gmail.com

Selasa, 22 Desember 2015

Cara Pemupukan Terhadap Tanaman Padi

Pemupukan ialah perihal utama dalam pengelolaan budidaya tanaman padi, pemupukan berguna buat menjaga kesuburan tanah biar sanggup membantu keperluan hara tanaman, mencegah terserang hama & penyakit sebab tanaman jadi sehat, memperbaiki struktur tanah supaya tanah bisa mengikat air, & tanaman tumbuh optimal dgn hasil yg maksimal.

Ketika melaksanakan pemupukan yg penting di ingat yakni jenis pupuk, cara pemupukan, waktu pemupukan, tepat sasaran dan sesuai dengan takaran. Hal ini dimaksudkan supaya pupuk yg telah diaplikasikan ke lahan pertanian memberikan hasil yg baik.

A. Jenis Pupuk 
Tanaman mempunyai dua fase pertumbuhan : vegetatif & generatif. Husus buat tanaman padi fase vegetatif merupakan perbanyakan anakan & pertumbuhan akar. Sedangakan fase generatifnya yakni kepada dikala malai mulai sejak muncul / proses pembungaan sampai pembentukan biji.
Tipe pupuk diaplikasikan serasi bersama fase pertumbuhan tanaman padi. Jenis-jenis pupuk yg ada waktu ini merupakan : Urea, SP36, ZA, NPK, & Petroganik (organik). Dalam tiap-tiap pupuk tersebut mempunyai kandungan yg berbeda-beda & manfaat yg berbeda-beda serta.

Urea mengandung unsur N (nitrogen) banyak sekali 46%. Unsur N ini berfungsi buat :
1. Pembentukan daun hijau
2. Mempercepat pertumbuhan tanaman
3. Merangsang tumbuh anakan
d. Menambah ukuran daun lebih akbar buat fotosintesa.

Sehingga pupuk dgn kandungan N amat sesuai diaplikasikan terhadap kala tanaman lewat fase vegetatif. Air kencing pula tidak sedikit mengandung urea, waktu di fermentasikan sehingga amat tepat sekali juga sebagai pupuk organik cair yg memliki fungsi sama seperti urea.
Kekurangan Urea (unsur N) bisa menyebabkan : Tanaman jadi kerdil, daun tanaman kuning , & hasil rendah.

Kelebihan Urea (unsur N) bisa menyebabkan : Pertumbuhan vegetatif terlampaui subur, tanaman gampang rebah, gampang di serang hama & penyakit, & tidak sedikit butir gabah hijau.
SP36 tidak sedikit mengandung unsur P (phosfor). Unsur P ini berfungsi untuk :
1. Merangsang pertumbuhan akar
2. merangsang pertumbuhan tanaman
3. Mempercepat pemasakan
4. Memperbesar anakan & gabah
5. Memperbesar pembentukan biji & bunga.

Sehingga pupuk yang mengandung unsur P amat sangat sesuai diaplikasikan kepada dua fase merupakan sebahagian fase vegetatif & sebahagian fase generatif. Tulang pula tidak sedikit mengandung phosfor, tulang hewan di bakar selanjutnya di haluskan & di fermentasi dapat dipakai buat pemupukan cair yg mempunyai fungsi sama seperti SP36.
ZA mengandung unsur S (sulfur) & KCL mengandung unsur K (Kalium). Unsur S & K ini berfungsi untuk :
1. Menciptakan batang kokoh maka tak roboh
2. Buah tak enteng rontok
3. Hama penyakit tak gampang menyerang tanaman
4. Gabah menjadi mentes.

Pupuk ZA mengandung N lebih sedikit dari terhadap Urea, ZA sanggup sbg pengganti Urea. Sehingga pupuk ZA teramat pas diaplikasikan kepada fase vegetatif & generatif. Sedangkan pupuk KCL serasi buat fase generatif.
NPK atau di sebut pun dgn Phonska mengandung ke empat unsur di atas N, P, K, S bersama prosentase 15% P, 15% N, 10% S, & 15% K. Sehingga 300 Kg Phonska = kandungan N terhadap urea 100Kg.
Petroganik / pupuk organik yakni pupuk dasaran juga sebagai pengganti pupuk kandang yg akan diaplikasikan sebelum tanah pertanian ditanami padi.

B. Cara Pemupukan Yang Benar
Pemberian pupuk terhadap lahan pertanian padi mesti dilakukan bersama keadaan lahan nyemek, tak boleh tergenang air atau teraliri air dikarenakan akan menyebabkan pupuk hilang dari lahan pertanian/ sawah sebab terbawa air. Pemberiannya mesti ditaburkan dengan cara merata cocok bersama areal pertanaman padi.

Utk pemberian POC (pupuk organik cair) pastikan tangki yg dapat dimanfaatkan buat area pupuk telah steril/ bersih. Tangki yg kepada awalnya diperlukan buat penyemprotan gulma memakai herbisida atau penyemprotan hama bersama instektisida mesti dicuci lalu hingga bersih baru setelah itu dipakai buat POC. Tangki yg tak steril menyebabkan bakteri pengurai kepada POC mati maka pupuk tak memebrikan manfaat maksimal, diluar itu sisa herbisida / pestisida dalam tangki sanggup membunuh tanaman padi.

C. Saat Yang Tepat Pemberian Pupuk 
Pemberian pupuk tak boleh dilakukan terhadap siang hri. Pupuk mesti diaplikasikan terhadap pagi hri atau sore hri utk menghindari tanaman mati sebab reaksi kimia berlangsung antara matahari bersama pupuk, umumnya tanaman jadi layu lantaran terbakar. Kepada pagi hri antara pukul 8-10 / terhadap kala embun telah tak ada.
Berikut saat yang tepat dalam pemberian pupuk, 3 kali dalam satu periode tanam :
• 0-10 hst (hri sesudah tanam) : Pemberian pupuk I
• 18-25 hst (hri sesudah tanam) : Pemberian pupuk II
• 35-45 hst (hri sesudah tanam) : Pemberian pupuk III
Saat usia padi 60-65hst (hri sesudah tanam) tanaman padi bakal mengeluarkan malai/berbunga.
Ketika umur padi mencapai usia 100 hst (hri sesudah tanam) tanaman siap dipanen.
Penyiangan di melaksanakan sebelum melaksanakan pemupukan I & III, disiangi lalu baru selanjutnya dipupuk buat menghindari pupuk diserap oleh gulma/tanaman liar.

D. Ketepatan Takaran Dalam Pemberian Pupuk
Dalam 1 Ha tanaman padi keperluan pupuk yang merupakan berikut:
- Urea 250 Kg / Ha
- SP36 100 Kg / Ha
- ZA 100 Kg / Ha
- NPK 300 Kg / Ha
- Pupuk Organik 500 Kg / Ha

Dosis pemberian pupuk mesti serasi disesuaikan bersama keadaan di arena lapang, kalau tanaman telah hijau sehingga kepada pemberian pupuk ke III tak butuh memanfaatkan Urea. Seminimal barangkali pupuk kimia mula di kurangi lantaran bersifat merusak lahan. Pemakaian pupuk organik bersama porsi yg lebih tidak sedikit di maksudkan utk menyukseskan pertanian selaras bersama alam & berkelanjutan.

E. Tepat Sasaran Dalam pemberian Pupuk
Pemberian pupuk terhadap ruangan di mana tanaman itu berada, bila di benamkan sehingga di memberi jarak 10 centimeter dari tanaman dengan cara melingkar.

Beberapa tahapan dalam pemupukan:
a. Usia 5-7 hri sesudah tanam (HST) dipupuk 100kg Urea/Ha + 100 Kg NPK/Ha
b. Usia 30 HST dipupuk 100 Kg NPK /Ha.
c. Usia 44 HST dipupuk 100 Kg NPK/Ha.
d. Pemberian pupuk hayati (pupuk organik cair) 2 Liter/Ha penerapan disemprotkan terhadap usia 2 & 4 pekan sesudah tanam (HST) terhadap sore hri.
e. Pemberian pupuk silika 1liter/Ha penerapan disemprotkan kepada usia 10 & 30 HST. Diusahakan tak ada hujan 4jam sesudah penyemprotan.

Pupuk silika mengandung unsur Si, mampu menstimulasi fotosintesis & translokasi karbon dioksida (CO2). Silika yg terakumulasi kepada daun padi berfungsi menjaga daun masihlah tegak maka meringankan menangkap cahaya matahari dalam proses fotosintesis & translokasi CO2 ke malai. Unsur Si serta mengurangi cekaman abiotik seperti suhu, radiasi cahaya, angin, air, & kekeringan, juga meningkatkan resistensi tanaman kepada cekaman biotik seperti serangan hama & penyakit.

Silika memmperkuat jaringan tanaman maka lebih tahan pada serangan penyakit & hama terutama hama penggerek batang. Ketersediaan Si yg pass di dalam tanah pun meningkatkan ketahanan tanaman gterhadap ketidak seimbangan unsur hara, seperti kelebihan N, kekurangan & kelebihan P, pun kekurangan Na, Fe, Mn & Al.
Baca juga Panduan Cara Menanam Padi Yang Benar.

Minggu, 13 Desember 2015

Produsen Karung Beras, Karung Laminating Cap Kepala Singa dan Cendrawasih

Kami produsen karung beras, karung transparan, karung putih polos, dan karung laminating di Surabaya. Tersedia berbagai macam ukuran karung, mulai dari karung 5kg, 10kg, 20kg, 25kg dan 50kg.
Bagi yg membutuhkan karung beras, karung laminasi kami siap melayani buat semua wilayah Indonesia. Minimal order 5000 lembar. Sedia karung laminasi yg telah bermerk bersama pilihan bermacam macam brand yg sanggup dipasarkan dengan cara umum, antara lain : 
1. Bianglala 
2. Lele Nomor Wahid 
3. Bunga 
4. Pak Tani 
5. Aprikort 
6. Tomat dan Cerry 
7. Cendrawasih 
8. Putri Agri 
9. Kepala Singa. 
Kami sediakan karung beras laminasi dgn ukuran 5kg, 10kg, 20kg, & 25kg. 
Informasi harga sms/call : 0877.0282.1277 / 08123.258.4950 / 0852.3392.5564. 

♦ Karung Putih Sablon dan Karung Laminasi Brand Sendiri
Kami pula melayani pemesanan karung putih sablon brand husus, minimal order 5000 lembar. 
Utk pemesanan karung laminasi printing brand kusus minimal order 30.000 lembar + budget silinder 3jt-7jt tergantung ukuran. 
Bagi pun melayani keperluan karung putih polos & karung transparan. 

Buat kabar harga karung beras silakan hubungi kami : 
♦ SMS/call : 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564

Senin, 16 November 2015

Panduan Cara Menanam Padi Yang Benar

Bagi para petani tentu gak ada yang memuaskan selain mendapati hasil panen yang nomer wahid dan buanyak. Utk itu kali ini saya hanya bakal membahas menyangkut dengan cara apa kiat menanam padi yang baik dan benar supaya memperoleh hasil panen yang maksimal. Menanam padi tentunya tidak lepas dari sawah, didataran rendah bisa amat was-was menanam padi disaat musim penghujan, karena kebanyakan banjir datang dan menenggelamkan lahan para petani. 

Pengolahan Tanah 
Trik Mengolah Tanah : 
Pengolahan tanah utk penanaman padi harus sudah disiapkan sejak dua bulan penanaman. Pelaksanaanya sanggup dilakukan dengan dua macam kiat adalah dengan kiat tradisional dan kiat mutakhir. 
- Pengolahan tanah sawah dengan cara tradisional, adalah pengolahan tanah sawa dengan alat-alat sederhana seperti sabit, cangkul, bajak dan garu yang semuaya dilakukan oleh nusia atau dibantu ooleh binatang misalnya, kerbau dan sapi. 
- Pengolahan tanah sawah dengan cara trendi adalah pengolahaan tanah sawa yang dilaukan bersama mesin. Dengan traktor dan alat-alat pengolahan tanah yang serba dapat kerja sendiri. 

1. Pembersihan 
Sebelum tanah sawa dicangkul harus dibersihkan lebih lalu dari jerami-jerami atau rumput-rumput yang ada. 

Dikumpulkan di satu area atau dijadikan kompos. Sebaiknya jangan dibakar, dikarenakan pembakaran jerami itu bakal menghilangkan zat nitrogen yang sangat penting bagi pertumbuhan tanaman. 

2. Pencangkulan 
Sawah yang sanggup dicangkul harus digenagi air apalagi lalu agar tanah menjjadi lunak dan rumput-rumputnya langsung membusuk. Pekerjaan pencangkulan ini dilanjutkan pula dengan perbaikan pematang-pematang yang bocor. 

3. Pembajakan 
Sebelum pembajakan, sawah sawah harus digenangi air lebih lalu. Pembajakan dimulai dari tepi atau dari tengah petakan sawah yang dalamnya antara 12-20 cm. tujuan pembajakan yakni mematikan dan membenamkan rumput, dan membenamkan bahan-bahan organis seperti : pupuk hijau, pupuk kandang, dan kompos sehingga bercampur bersama tanah. Selesai pembajakan sawah digenagi air lagi selagi 5-7 hari untuk mempercepat pembusukan sisa-sisa tanaman dan melunakan bongkahan-bongkahan tanah. 

4. Penggaruan 
Pada diwaktu sawah akan digaru genangan air dikurangi. Sehingga cukup hanyya utk membasahi bongkahan-bongkahan tanah saja. Penggaruan dilakukan berrulang-ulang sehingga sisa-sisa rumput terbenam dan mengurangi perembesan air ke bawah. 

Setelah penggaruan pertama selesai, sawah digenagi air lagi sewaktu 7-10 hari, selang beberapa hari diadakan pembajakan yyang kedua. Tujusnnya merupakan : meratakan tanah, meratakan pupuk dasar yang dibenamkan, dan pelumpuran supaya menjadi lebih sempurna. 

Pencarian mutu benih yang akan dimanfaatkan : Siapkan kain ukuran 20 centimeter x 30 cm.Siapkan benih sejumlah 100 butir selanjutnya direndam dalam air selama ± 2 jam.Benih yang sudah direndam diletakkan di atas, kain yang sudah dibasahi (lembab). Tunggu 3-5 hari, selanjutnya hitung benih yang berkecambah. Seandainya benih yang berkecambah lebih dari 90 butir, berarti benih tersebut berkualitas tinggi. 

Memilih Area Pesemaian 
Area untuk membuat pesemaian merupakan syarat yang harus diperhatikan supaya diperoleh bibit yang baik.*Tanahnya harus yang subur, banyak mengandung humus, dan gembur.*Tanah itu harus tanah yang terbuka, tidak terlindung oleh pepohonan, sehingga sinar matahari dapat di terima dan dipergunakan sepenuhnya. 
*Dekat dgn sumber air terutama untuk pesemaian basah, dikarenakan pesemaian banyak membutuhkan air. Sedangkan pesemaian kering dimaksudkan gampang memperoleh air untuk menyirami apabila persemaian itu mengalami kekeringan. 
*Apabila areal yang dapat ditanami cukup luas sebaiknya tempat pengerjaan pesemaian tidak berkumpul menjadi satu ruang tapi dibuat memencar. Aspek itu utk menghemat biaya atau tenaga pengangkutannya. 

Mengerjakan Tanah Utk Pesemaian 
Tanah pesemaian harus mulai dikerjakan lebih kurang 50 hari sebelum penanaman. Sebab adanya dua jenis padi, adalah padi basah dan ppadi kering, maka tanah pesemaian sanggup serta dibedakan atas pesemaian basah dan pesemaian kering. 

* Pesemaian Lahan Basah 
Dalam membuat pesemaian basah harus dipilih tanah sawah yang betul-betul subur. Rumput-rumput dan jerami yang masihlah tertinggal harus dibeersihkan lebih dulu. Setelah Itu sawah digenangi air, maksud digenagi air ini biar tanag menjadi klunak, rumpput-rumputan yang akan tumbuh menjadi mati, dan bermacam-macam serngga yang bisa merusak bibit mmati pun. 

Setelah Itu, apabila tanah sudah cukup lunak lalau dibajak/digaru dua kali atau tanah menjadi halus. Pada dikala itu juga sekaligus dibuat petakan-petakan dan memperbaiki pematang. Juga Sebagai ukuran dsar luas pesemaian yang harus dibuat kira kira 1/20 dari araeal sawa yang bisa ditanamai. Jadi jikalau sawwah yang mampu ditanami seluas 1Ha, maka luas pesemaian yang harus dibuat ialah 1/20 x 10.000 m² = 500 m². Adapun biji yang dibutuhkan merupakan lebih kurang 75 gram biji setiap 1 m², atau sejumlah kira kira 40 kg. 

* Pesemaian Lahan Kering 
Prinsip pelaksanaan pesemaian kering sama dengan pesemaian basah. Rumpu-rumput dan sisa-sisa jerami yang ada mesti dibersihkan lebih-lebih lalu. Tanah dibolak-balik bersama bajak dan digaru, atau bisa dan halus. juga menggunakan cangkul yang terpenting tanah menjadi gembur.Setelah tanaha menjadi halus, diratakan dan dibuat bedenganbedengan. Adapun ukuran bedengan juga sebagai berikut : Tinggi 20 centimeter, lebar 120 cm, panjang 500-600 centi m.Antara bedengan yang satu dengan yang lain diberi jarak 30 centi meter yang merupakan selokan yang mampu digunakan utk 
memudahkan : Penaburan biji, pengairan, pemupukan, penyemprotan hama, penyiangan, dan pencabutan bibit. 

Penaburan Biji Padi
Buat memilih biji-biji yang bernas dan tidak, biji harus direndam dalam air. Biji-biji yang bernas dapat 
tenggelam sedangkan yang biji-biji yang hampa bakal terapung. dan biji-biji yang terapaung bisa dibuang. Maksud perendaman tak hanya memilih biji yang bernas, biji serta agar cepat berkecambah. Lama perendaman cukup 24 jam, setelah itu bijhi diambil dari rendaman dahulu di peram dibungkus memakai daun pisang dan karung. 

Pemeraman dibiarkan selama 8 jam.Kalau biji sudah berkecambah dgn panjang 1 mm, maka biji disebar ditempat pesemaian. Diusahakan agar penyebaran biji merata, tidak terlalu rapat dan tidak terlalu jarang. Bila penyebarannya terlalu rapat bakal mengakibatkan benih yang tumbuh kecil-kecil dan lemah, tapi penyebaran yg terlalu jarang biasanya menyebabkan tumbuh benih tidak merata. 

Pemeliharaan Pesemaian 
Kepada pesemaian basah, begitu biji ditaburkan terus digenangi air tatkala 24 jam, baru dikeringkan. Genangan air dimaksudkan agar biji yang disebar tidak berkelompok-kelompok sehingga akan merata. Adapun pengeringan sesudah penggenangan selama 24 jam itu dimaksudkan agar biji tidak membusuk dan mempercepat pertumbuhaan. 

Pada pesemaian kering, pengairan dilakukan dengan air rembesan. Air dimasukan dalam selokan antara bedengan- bedengan, sehingga bedengan sanggup terus-menerus mendapati air dan benih mampu tumbuh tanpa mengalami kekeringan. 

Kalau benih sudah cukup akbar, penggenangan dilakukan dgn menyaksikan keadaan. Terhadap bedengan pesemaian kalau banyak ditumbuhi rumput, perlu digenagi aiar. Jika pada pesemaian tidak ditumbuhi rumput, maka penggenangan air hanya apabila memerlukan saja.• PengobatanUntuk menjaga kemungkinan serangan penyakit, pesemaian butuh disemprot dengan Insektisida 2 kali, adalah 10 hari setelah penaburan dan sesudah pesemaian berumur 17 hari. 

Penanaman Padi
Pemilihan Bibit : 
Pekerjaan penanaman didahului dengan pekerjaan pencabutan bibit di pesemaian. 
Bibit yang dapat dicabut adalah bibit yang sudah berumur 25-40 hari(tergantung jenisnya), berdaun 5-7 helai. 

Sebelum pesemaian 2 atau 3 hari tanah digenangi air agar tanah menjadi lunak dan memudahkan pencabutan. Caranya, 5 sampai 10 batang bibit kita pegang menjadi satu seterusnya ditarik ke arah badan kita, usahakan batangnya jangan sampai sampai putus. Ciri-ciri bibit yang baik antara lain : 
- Umurnya tidak lebih dari 40 hari 
- Tingginya sekitar dari 40 hari 
- Tingginya kurang lebih 25 centimeter 
- Berdaun 5-7 helai 
- Batangnya besar dan kuat 
- Bebas dari hama dan penyakit. 

Bibit yang telah dicabut lalu diikat dalam satu ikatan besar untuk memudahkan pengangkutan. Bibit yang telah dicabut harus segera ditanam, jangan sampai bermalam. Penanaman padi yang baik harus menggunakan larikan ke kanan dank e kiri bersama jjarak 20 x 20 centimeter, factor ini untuk memudahkan pemeliharaan, baik penyiangan atau pemupukan dan mengizinkan setiap tanaman memperoleh sinar matahari yang pass dan zat-zat makanan dgn cara merata.Dengan berjalan mundur tangan kiri memegang bibit, tangan kanan menanam, tiap lubang 2 atau 3 batang bibit, dalamnya kira-kira3 atau 4 centi meter. Diusahakan penanaman tegak lurus jangan sampai miring.Usahakan penanaman bibit tidak terlalu dalam ataupun terlalu dangkal. Bibit yang ditanam terlalu dalam akan menghambat pertumbuhan akar dan anakannya sedikit. Bibit yang ditanam terlalu dangkal akan menyebabkan mudah reba atau hanyut oleh aliran air. Dengan demiikian jelas bahwa penanaman bibit yang terlalu dalam maupun terlalu dangkal akan berpengaruh kepada hasil produksi. 

PemeliharaanPengairan : Air yang dipergunakan utk pengairan padi di sawah ialah air yang berasal dari sungai, dikarenakan air sungai banyak mengandung lumpur dan kotoran-kotoran yang sangat berguna buat menambah kesuburan tanah dan tanaman. Air yang berasal dari mata air kurang baik untuk pengairan sawah, dikarenakan air itu jernih, tidak mengandung lumpur dan kotoran. 

Memasukan air kedalam sawah dapat dilakukan dengan cara yg ialah berikut : Air yang dimasukan ke petakan-petakan sawah merupakan air yang berasal dari saluran sekunder. Air dimasukan ke petakan sawah melalui saluran pemasukan, dengan menghentikan lebih lalu air kepada saluran sekunder. Utk menjaga agar genangan air didalam petakan sawah itu tetap, jangan sampai lupa dibuat serta lubang pembuangan. Lubang pemasukan dan lubang pembuangan tidak boleh dibuat lurus. Hal ini dimaksudkan supaya ada pengendapan lumpur dan kotoran-kotoran yang amat sangat berguna bagi 
pertumbuhan tanaman. 

Jika lubang pemasukan dan lubang pembuangan itu dibuat lurus, maka air bakal terus mengalir tanpa adanya pengendapan.Pada waktu mengairi tanaman padi di sawah, dalamnya air harus diperhatikan dan disesuaikan dgn umur tanaman tersebut. Kedalaman air hendaknya diatur dengan cara sebagai berikut : 
Tanaman yang berumur 0-8 hri dalamnya air lumayan 5 senti m.
Tanaman yang berumur 8-45 hari dalamnya air bakal ditambah hingga 10-20 centi meter. 
Tanaman padi yang sudah membentuk bulir dan mulai menguning dalamnya air dapat ditambah hingga 25 cm. setelah itu dikurangi sedikit demi sedikit.Sepuluh hari sebelum panen sawah dikeringkan sama sekali. Agar padi dapat masak bersama- sama. 

Penyiangan dan Penyulaman 
Sesudah penanaman, Seandainya tanaman padi ada yang mati harus langsung diganti(disulam). Tanaman sulam itu bisa menyamai yang lain, jikalau penggantian bibit baru janganlah hingga sampai lewat 10 hhari setelah tanam.Tidak Cuma penyulaman yang perlu dilakukan ialah penyiangan agar rumput-rumput liar yang tumbuh di lebih kurang tanaman padi tidak bertumbuh banyak dan mengambil zat-zat makanan yang dibutuhkan ttanaman padi. Penyiangan dilakukan dua kali yang perdana setelah padi berumur 3 minggu dan yang kedua setelah padi berumur 6 minggu. 

Pemupukan 
Pemupukan dilakukan guna untuk menambah zat-zat dan unsur-unsur makanan yang dibutuhkan oleh tanaman di dalam tanah, pun agar tanaman yang ditanam memperoleh asupan zat-zat yang dibutuhkan oleh tanah dan tanaman itu sendiri. Utk tanaman padi, pupuk yang difungsikan antara lain:
1. Pupuk alam, juga sebagai pupuk dasar yg diberikan 7-10 hari sebelum tanaman dapat difungsikan pupuk-pupuk alam, misalnya : pupuk hijau, pupuk kandang, dan kompos. Jumlahnya kira-kira 10 ton / ha.
2. Pupuk buatan diberikan sesudah tanam, misalnya : ZA/Urea, DS/TS, dan ZK. Adapun manfaat pupuk tersebut juga sebagai berikut : ZA/Urea : menyuburkan tanah, mempercepat tumbuhnya anakan, 
mempercepat tumbuhnya tanaman, dan menambah besarnya gabah.DS/TS : mempercepat tumbuhnya tanaman, merangsang pembungaan dan pembentukan buah, mempercepat panen.ZK : memberikan ketahanan tanaman pada hama / penyakit, dan mempercepat pembuatan zat pati. 

Pemberantasan Hama Dll 
banyak yang menyerang padi sedang menguning, gunakan benda-benda buat menghalaunya burung. Walang sangit, penyerangan dilakukan waktu padi masihlah jejaka, walang sangit dapat diberantas dengan disemprot menggunakab DDT atau disuluh (dipasang lampu). Tikus, hewan yang satu ini bisa merugikan petani dengan jumlah besar kerena mereka bisa merusak areal yang cukup luas dengan saat yang tidak lama. Tikus bisa diberantas dengan gropyokan atau dgn berikan umpan yang berupa ketela, jagung & kemudian yang dicampur dengan phospit. Ulat serangga, serangga- serang itu bertelur pada daun, jika menetas ulatnya merusak batang dan daun. Trick pemberantasannya harus disemprot dgn obat-obat insektisida, misalnya : DDT, Aldrin, Endrin, Diazinon & kemudian.
Baca juga Cara Pemupukan Pada Tanaman Padi.